Saturday, February 11, 2012

BENDERA : SBY Menyerahlah!

Jakarta, Seruu.com - Benteng Demokrasi Rakyat kembali mengeluarkan seruan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera turun dari kekuasaannya. Dalam rilis yang diterima redaksi seruu.com Selasa (07/2/2012), Mustar Bona Ventura salah satu inisiator Bendera menyatakan bahwa korupsi yang terang benderang dilakukan oleh jajaran pimpinan Partai dan kegagalan SBY sebagai Presiden mensejahterakan rakyat dan memakmurkan negeri ini menjadi indikator utama SBY sudah tidak layak lagi berkuasa.

"SBY telah gagal di semua bidang, bahkan memberantas korupsi di partainyapun ia gagal, mendidik kadernya untuk taat hukum pun ia tidak sanggup. Semua orang tahu dan yakin bahwa jika Bendahara dan wasekjen Partai menjadi tersangka korupsi maka sulit untuk dikatakan bahwa Ketua Umum bahkan Dewan Pembina tidak tersangkut," tulis Mustar dalam rilisnya.

Selain itu sederet kegagalan SBY di berbagai bidang kehidupan berbangsa dan bernegara juga dipaparkan Mustar. Menurutnya dengan rentetan kegagalan tersebut SBY seharusnya instropeksi diri dan atas nama rakyat yang kini menerita dan ditindas, ia harus mundur dari kekuasaan.

"SBY juga gagal menjamini kebebasan beragama, gagal menjaga kedaulatan RI, gagal melindungi keamanan warga negara di dalam maupun di luar negeri. Meningkatnya hutang luar negeri menjadi Rp 2000 Trilyun menunjukan bahwa pembangunan ekonomi yg terjadi saat ini adalah pembangunan palsu yg dibangun diatas hutang bukan kekuatan ekonomi nasional," tandas Mustar.

Bendera menilai rentetan kegagalan dan kebusukan yang dilakukan SBY dan Partai Demokratlah yaang menumbuhkan perlawanan masif rakyat tertindas di berbagai daerah di Indonesia dan menyebabkan kerusuhan serta konflik yang mengorbankan rakyat jelata karena pengerahan aparat bersenjata yang dilakukan oleh pemerintah dan tangan besi SBY.

"Perlawanan Rakyat diberbagai tempat dgn beragam pola mulai pemogokan karyawan freeport, perlawanan Rakyat di Tiaka, Bima, Mesuji hingga pembakaran mess INCO menjadi bukti bahwa Rakyat sudah sampai batas kesabaran pada retorika SBY diberbagai pidatonya yang tidak pernah terbukti," papar Mustar.

Mustar pun menyindir bagaimana ketidakpatuhan dan konflik internal di dalam tubuh Partai Demokrat menjadi bukti nyata bahwa SBY sendiri sudah tidak dipatuhi kader-kadernya.

"Saat ini, jangankan Rakyat, kader partai Demokrat pun sudah enggan patuh pada SBY. Dalih apapun yang disampaikan SBY dalam ribuan kali pidato sudah tidak lagi didengar Rakyat dan kader partainya sendiri bahkan semua pidato SBY sekarang menjadi olok-olok dan bahan tertawaan di warung kopi hingga lingkungan akademis, di jadikan tertawaan oleh semua kalangan," terang Mustar dalam rilis.

Untuk itu Bendera menyarankan agar SBY segera menyerah dan berhenti melakukan perlawanan yang justru akan mendestruksi bangsa dan menambah kemarahan rakyat.

"Baiknya SBY berlaku cerdas dan bijak dengan segera menyatakan mundur. Kekerasan hati SBY untuk mempertahankan kekuasaannya yang sudah hancur lebur dan gagal di semua bidang kelak akan menuai buah kemarahan yang luar biasa dari Rakyat. Untuk mencegah tragedi kenegaraan yg lebih besar, maka baiknya SBY segera menyerah dan mundur dengan terhormat dari pada dipaksa oleh Rakyat," pungkas Mustar. [musashi]

priyatin 11 Feb, 2012

Mr. X 11 Feb, 2012


-
Source: http://andinewsonline.blogspot.com/2012/02/bendera-sby-menyerahlah.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

No comments:

Post a Comment